DICKY IBROHIM
Jasa Pembuatan Website SEO Expert

Cara atasi Takedown oknum yang merugikan Pemilik asli

Bagaimana rasanya kena take down dan artikel anda di hapus?. Sedih sekali bukan. Bagaimana cara mengatasinya?.

Cara atasi Takedown oknum yang merugikan Pemilik asli

Pernah tau sakitnya kena takedown?. Kita menulis dengan sangat teliti dan berharap tulisan kita muncul di halaman pertama google. 1 minggu 2 bulan atau 3 bulan kita bahagia artikel kita itu berhasil page 1. Trafik anda naik pesat kan?. Biasanya YA.

Anda biasanya mendapatkan materi ketika mengulas atau membuat tulisan dari mana?, mengambil referensi tulisan lain?. Selama anda mencantumkan sumber dan tidak 100% mengcopy, biasanya akan di maklumi. Tapi, ketika anda menulis ulang dan memodifikasi tulisan dari situs lain tanpa mencantumkan sumber yang anda gunakan, ini yang berpotensi kena Takedown.

DMCA
Artikel tiba-tiba hilang di Google meskipun mulanya Page One sebagai dampak terkena take Down Valid

Di Group Telegram ITBusha [ https://t.me/itbusha_group ] ada yang berkeluh kesah. Ups. Sebentar!. Ingat bahwa setiap ada kebaikan, ada yang tidak suka. Group Kami ini saja, dulunya sangat banyak penggunanya, tapi suatu ketika karena join group wajib memberikan KTP, dan ramai penuh ilmu akhirnya ada yang tidak suka. Munculan  isu / fitnah kalau KTP mereka itu akan digunakan mendaftar marketplace dan dkk. Keji banget kan?.

Gak cuma nyebar fitnah, tapi juga nyir-nyir lainnya. Paling keji lagi ada akun dari mereka yang tak suka dg group kami join menyebar gambar p*rn0 di tengah malam. Admin yang berhak menghapus sedang terlelap.

Paginya group musnah di blokir karena hal tersebut. Semuanya benar-benar hilang. Banyak ilmu yang di bagi disana, apapun dan siapapun yang ingin berbagi disana dibagikan suka-suka untuk menambah pengetahuan. Tapi semua ikut hilang.

Hem, akhirnya group baru di buat sebagai gantinya.

Bagi anda yang ingin join, joinlah. 100% Gratis dan saya rasa akan bermanfaat: 

https://t.me/itbusha_group.

Bagaimana menegur plagiator yang baik?.

Jika anda di posisi korban (plagiat), cobalah berpikir positif dulu.

  1. Cari kontak orang yang anda anggap plagiat,
  2. Hubungi via email atau kontak lain
  3. Berikan detail mana yang anda anggap copy paste dan apa saran anda (hapus bagian terkait saja atau 1 artikel). Adakan percakapan singkat dengan mereka untuk mencari tau alasan mengcopy.
  4. Beri tenggang waktu yang manusiawi (1 minggu atau lebih) untuk menghapus/ mengubah. Beri waktu pelaku mencari dan memperbaiki. Jangan seperti anjing buas di hutan. Siapapun yang melewati wilayah, seketika di hajar habis-habisan (siapa tau orang itu baru belajar).
  5. Jika dalam tenggang waktu manusiawi tidak di gubris, baru take down.

Contoh Takedown oknum yang merugikan Pemilik asli

Pada mulanya, Telegram ber IG @IDkholis bertanya cara atasi take down sehingga artikelnya terkena imbasnya (hilang dari google).

Yang jadi masalah, ternyata bukan cuma artikelnya yang di take down dan hilang serta dapat peringatan keras dari Google, ada puluhan artikel serupa. Biasanya jika anda di laporkan, anda mendapatkan pesan peringatan di webmaster atau Email.

Contoh: Halaman tentang klaim hak cipta dan berhasil melakukan take down, https://www.lumendatabase.org/notices/17901605.

Di sana, pelapor dan terdakwa ditulis lengkap. yang tertulis di halaman tersebut adalah keputusan final.

Dari Keterangannya, pelapor menggunakan kata pertama “my Product” yang artinya berperan sebagai pemilik produk. Pelapor melaporkan bahwa produk berbayarnya di sebar gratis dan diubah menjadi publik.

Jika anda di posisi pelapor, yang bisa anda laporkan dan biasanya di anggap valid:

  • Memang karya(suatu produk atau tulisan/ karya)  anda asli
  • Lengkapnya, baca FAQs ini

Minimal yang di copy paste adalah 1 paragraf tanpa edit. Meski tidak 100% copy paste dari artikel asli anda, tapi ada 1 paragraf tanpa menyebut sumber, anda bisa melaporkan dan artikel pelaku dapat terancam hukuman berupa penghapusan dari Google serta masuk ke lumendatabase.

Catatan: Gambar di halaman ini tidak di sensor karena ini sudah menjadi public semenjak di terbitkan di https://www.lumendatabase.org/notices/17901605, sehingga siapa saja bisa melihatnya.

Take down Cara atasi Takedown

Gilanya lagi ternyata yang take down bukan berasal dari pemilik asli namun oknum yang mengatas namakan pemilik (dalam hal ini pembuat tema) dan dinyatakan valid.

Lihat contoh, Sugeng.id mengklarifikasi masalah Klaim hak cipta mengatas namakan beliau namun beliau tidak merasa melakukannya. Sangat menjengkelkan.

Cara mengatasi Take down
Cara mengatasi Take down

Cara mengatasi Take down Google

Dampaknya bagi beliau adalah orang-orang takut mereview produknya lagi. Padahal dari review-review itulah produk di kenal lebih luas.

Meskipun ada yang membagikan gratis (alias gak mau bayar diawal).Admin berusaha positif thinking dengan berpendapat bahwa pada saatnya nanti mereka yang menggunakan akan sadar untuk membayar jika dirasa produk itu bermanfaat. 

Kok Bisa?, emang ada manfaat untuk oknum?

Mungkin iya. Jika pesaing tumbang, bearti oknum dengan mudah naik. Atau oknum tidak suka dengan seseorang dan berusaha menjailinya.

Tapi ingat, Melaporkan dan mengaku bahwa kita adalah pihak asli yang berhak atas produk untuk melapor hak cipta (padahal bukan bagian dari pemilik hak tersebut) itu termasuk pelanggaran. Jangan lakukan itu hanya untuk naik tingkat di penelusuran ya 🙂 .

Di kasus ini yang di laporkan adalah menyebar produk berbayar secara gratis dan dapat diakses publik padahal bukan lisensi terbuka seperti GPL atau semacamnya (yang notabennya boleh di bagi, di modifikasi, atau semacamnya dengan tetap menjaga pemilik aslinya).

Di laporan, pelapor mengarahkan klaim  dengan menautkan sumber asli sebagai patokan (artikel penjualan produk) yang notabennya di terbitkan lebih dulu.

Jika anda memiliki kesamaan teks dengan sumber yang dijadikan acuan, atau Selama artikel anda disana ada keterangan seolah olah mendownload template itu (yang aslinya berbayar), mungkin saja anda akan diputuskan bersalah dan di hapus serta masuk ke lumendatabase.

Admin juga punya pengalaman. Dulu admin mengcopy kata-kata yang umum sekali (yang tak terpikirkan akan di klaim karena 1 paragraf pendek dan pernyataan itu umum), namun di klaim pesaing yang ternyata sudah menulis lebih dulu. Apa yang terjadi?. Artikel Admin yang tadinya page one langsung hilang dan masuk lumendatabase.

Bagaimana mencegah ini?.

  1. Jika anda mengajukan banding, maka sangat riskan karena anda tidak memiliki izin tertulis pemilik asli (meskipun pemilik asli tidak merasa melaporkan anda). Jadi, iklaskan saja dan perbaiki celah kedepan.
  2. Untuk mencegah ini terjadi, pastikan anda kedepan menulis (artikel atau review) secara unik dan tidak sama persis. Ubahlah dengan gaya bahasa sesuai ciri khas anda sendiri. Pastikan tidak ada 1 paragrafpun yang sama persis atau identik. Jika tidak ada yang teridentifikasi copy paste, biasanya tidak akan di hukum (penghapusan), meskipun masih tertera di Lumendatabase sebagai yang di laporkan.
  3. Jika anda mereview produk digital yang bisa di download, arahkan saja ke situs asli agar pembaca mendownload sendiri (jangan re-upload produk orang) karena berpotensi takedown di acc.
  4. Jika anda merasa takedown berasal dari pesaing yang nakal dan anda tau siapa itu, (misal sama-sama review 1 produk, kemudian karena tidak ingin kalah, oknum melaporkan reviewer lain dengan mengatas namakan seolah-olah sebagai pemilik asli ketika mengajukan takedown), solusi: minta tolonglah kepada pembuat asli untuk melaporkan oknum dengan cara yang sama agar tau rasa pedihnya.
  5. Jika memang pemilik asli yang melakukan klaim dan takedown, maka solusi terbaik: jangan ulangi. Anda memang bersalah. Ingat, Jangan sampai berkali-kali kena takedown karena risiko terkena suspend. Ketika hosting/ server di suspend, akun bisa ditutup. Ketika akun ditutup, hilang lah semua.
  6. Meskipun ada Server-server yang mengatakan membiarkan peringatan DCMA, anda sebaiknya tidak melupakan hal-hal diatas. Sebab, yang di biarkan mungkin hosting atau servernya saja untuk beberapa saat (memberi waktu anda backup), tapi artikel di google tetap hilang.

Sekian, semoga artikel sederhana berjudul “Cara atasi Takedown oknum yang merugikan Pemilik asli” bermanfaat. Jangan lupa share agar teman seperjuangan tidak senasip. Sukseslah bersama-sama.

100%
Ya. Sangat membantu

Artikel ini membantu memecahkan masalah?

Apa pendapat anda tentang artikel ini?, bermanfaat?. Beri nilai 5 jika artikel ini menjawab keraguan atau pertanyaan anda.

  • Sangat membantu

Leave A Reply

Your email address will not be published.