DICKY IBROHIM
Jasa Pembuatan Website SEO Expert

Cara cek Spesifikasi Web Hosting sebelum kecewa salah pilih!

Sebelum menyewa hosting, kamu wajib Cek Spesifikasi Web Hosting apakah handal untuk website mu atau sebaliknya!

Cara cek Spesifikasi Web Hosting : Self Hosting. Situs dengan Self Hosting sangat di anjurkan untuk situs bisnis atau komersial. Web Hosting membuat website mu lebih terpercaya di mata pengunjung dan memungkinkan kita lebih leluasa dalam mengelola website.

Kita harus tau seberapa besar resource situs kita termasuk besar database yang diperlukan dan juga seberapa banyak lalu lintas yang terjadi.

Biasanya ketika anda membuat website atau menggunakan jasa pembuatan website hingga jadi, maka anda diberikan spesifikasi hosting berupa space hosting, bandwith saja. Tapi hal ini sangat fatal bila ternyata situs anda ditujukan untuk bisnis. Kenapa?. Jawab nya simple, mari kita bahas.

Membuat web hosting memang tidak salah melihat bandwith, add-on domain, space hosting, TAPI melihat spesifikasi itu saja TIDAK CUKUP!. Ada banyak yang harus anda tahu agar tidak menyesal memilih hosting!

Jika anda melihat dari spesifikasi bandwidth pasti anda memilih yang tidak dibatasi agar dapat lancar ketika di akses banyak orang bersamaan, benar bukan?.

Jika anda melihat dari spesifikasi SPACE HOSTING, maka anda ingin yang tidak dibatasi agar dapat menyimpan banyak file dan membuat banyak artikel/ upload media (gambar/ video) tanpa batas, ya kan?.

Tapi sayangnya, anggapan cukup melihat dari aspek tersebut SALAH BESAR. Jika situs anda sepi dan hanya satu dua yang mengakses memang terlihat tidak ada masalah.

Tapi bagaimana bila yang mengakses situs anda ada 50 orang bersamaan, 100 orang, 1000 orang bersamaan, ribuan orang bersamaan (karena anda berhasil menarik perhatian pembaca) ?,

Wow!, meski hosting dan bandwidth unlimited/ tanpa batas, kebanyakan situs TETAP BERPOTENSI DOWN/ TIDAK BISA DI BUKA dan pastinya kecewa!.

Ini banyak terjadi, Percayalah. Banyak dari mereka yang menggunakan jasa pembuatan website atau menyewa hosting sendiri tanpa didasari pengetahuan berujung KECEWA BERAT!.

Contoh kasus, anda menyewa hosting 500 MB, namun baru anda gunakan 100 MB, tapi resource sudah terkena limit. Ini sangat membuat anda kesal dan justru harus upgrade. Rugi bukan?, Ini karena resource hosting bukan hanya bandwidth dan space hosting saja. Keduanya hanya bagian dari resource web hosting itu sendiri.

Berikut Cara cek Spesifikasi Web Hosting lengkap!

Jika anda bertanya seputar spesifikasi Server Hosting, pertajam lagi dengan bertanya tentang SPESIFIKASI PER PAKET HOSTING yang digunakan, bukan SPEK SERVER KESELURUHAN. Ini sangat berbeda.

Spesifikasi server keseluruhan sangat tinggi, namun bisa jadi paket hosting yang anda sewa memiliki bagian resource/ sumber daya rendah.

Pikirkan baik-baik tentang setiap yang kita bahas di artikel ini, karena sangat mempengaruhi kinerja web hosting anda.

Mari kita pelajari apa saja yang harus anda tahu ketika menyewa hosting!

Cara cek Spesifikasi Web Hosting secara umum: Meskipun Bandwidth dan Hosting space yang dimiliki Unlimited, tapi yang menentukan kemampuan hosting bukan hanya itu saja. Anda juga harus melihat spesifikasi jumlah database, kemampuan CPU, besarnya RAM, Kapasitas PMEM, Input Output (IO), Kapasitas IOPS, EP, NPROC. Yuk kita bahas agar ilmu kita bertambah 😉

Data Transfer dan Bandwidth dalam hosting

Cara cek Spesifikasi Web Hosting dengan melihat Bandwidth dan Space hosting.

Data Transfer adalah ukuran lalu lintas data dari website Anda ketika di akses.

Bandwidth adalah sesuatu yang menunjukan kepada anda tentang volume data yang dapat di tangani untuk di transfer per unit waktu. Bandwidth sering disebut dengan sebutan lain yaitu: rate of data transfer.

Jika bandwidth yang tersedia besar, itu akan membuat akses lebih cepat karena server dapat mengirim data lebih banyak dan cepat dalam setiap waktunya jika dibandingan server dengan bandwidth terbatas.

Misal: Situs anda adalah situs streaming video, semakin banyak pengunjung menonton, maka perlu data transfer yang besar juga untuk melayani mereka semua. Makin banyak pengunjung website, semakin besar bandwidth diperlukan.

Cek Batasan jumlah Database di Hosting

Cara cek Spesifikasi Web Hosting dengan melihat jumlah database yang bisa dibuat. Ketika anda membuat atau menginstal web dinamis, maka anda akan membuat database baru per situsnya.

Sebenarnya anda bisa memiliki beberapa situs dalam satu hosting, namun beberapa hosting membatasi jumlah database.

Jika Hosting yang anda sewa mengizinkan 1 database saja, maka anda tidak dapat menginstall web lain dalam 1 hosting anda.

Bagian ini ada yang menunjukan terang terangan ada yang tidak (anda harus tanya CSnya).

Cek spesifikasi CPU (Central Processing Unit) hosting

Cara cek Spesifikasi Web Hosting dengan melihat CPU juga sangat penting: CPU (Central Processing Unit). Jika hosting kita adalah manusia, maka CPU adalah otaknya. Jika anda menyewa hosting, sebenarnya ada keterangan penting seputar CPU. Misalkan 25%, 50%, 75%, 100%, 16 GHz, 2vCPU, dll.

CPU memiliki jumlah core dan kecepatan (Clock Speed). Nah, coba lihatlah seberapa besar clock speed dari CPU nya dan juga berapa jumlah core nya.

Coba lihat kecepatan CPU atau jumlah vCPU atau berapa GHz CPU yang digunakan khusus paket yang anda bayar. Semakin mahal biasanya semakin besar pula yang anda gunakan.

Oh ya, Jangan samakan dengan personal komputer karena kebutuhan website biasanya tidak seberat game PC.

Bagian ini biasanya terlihat di paket/ detailnya.

Cek spesifikasi hosting dengan melihat Memory (RAM)

Cara cek Spesifikasi Web Hosting selanjutnya dengan melihat RAM (Random Akses Memory). Memory untuk menyimpan sementara jika kita sedang melakukan sesuatu. Memori ada dua yaitu VMEM dan PMEM. VMEM merupakan kependekan dari Virtual Memory. Virtual memory biasanya diambil dari SSD atau Harddisk sehingga kecepatannya lebih rendah dari PMEM. Jika anda suka bermain komputer, istilah yang digunakan untuk ini adalah SWAP (di OS Linux) / Virtual memory (di OS Windows). Sedangkan PMEM adalah Physical Memory, yaitu memory fisik yaitu RAM.

Kapasitas RAM di web hosting memiliki satuan MB atau yang lebih besar memiliki satuan GB. 1GB = 1024 MB. Semakin besar semakin mendukung anda.

Cek Entry Processes (EP) dari hosting

Cara cek Spesifikasi Web Hosting dari EP. Entry Processes (EP) adalah kemampuan hosting untuk membuka dan menjalankan script website/ situs yang sedang di proses dalam satu detik atau satuan waktu.

Biasanya banyak penyedia layanan web hosting memberikan maksimal EP sebesar 10. Artinya dalam satu waktu ada 10 pemrosesan script web. Namun di layanan CLEOVA, anda bisa mendapatkan hingga 100.

10 EP diatas bukan 10 pengguna dalam setiap detik (jangan salah paham). 1 EP biasanya dilakukan dengan sangat cepat, biasanya dalam milisecond. Semakin banyak pengunjung situs anda mengakses, anda perlu EP yang besar pula.

Bagian ini biasanya tidak ditunjukan terbuka diawal pesan/ di halaman penawaran. Anda harus tanyakan ke CS.

Cek NPROC (Number of processes) hosting

Cara cek Spesifikasi Web Hosting di lihat dari segi NPROC yang dimiliki. Number of processes (NPROC) ini merip dengan istilah EP yang sudah kita bahas diatas, tetapi proses selain scriptpun juga dihitung, misalkan proses aplikasi webservernya, proses dari database, dan hal hal lainnya juga.

Nah, biasanya NPROC ini diberi limit hingga maksimal 100 NPROC. Ini juga sering tidak ditunjukan di halaman penawaran.

Cek spesifikasi hosting dengan melihat IO (Input Output)

Cara cek Spesifikasi Web Hosting kita juga perlu melihat IO yang disediakan. Input Output (IO) membatasi input atau output ke SSD atau Harddisk di hosting yang kita gunakan. Biasanya ditampilkan dalam satuan MB.

Rata-rata web hosting menyediakan 1MB/s, namuan bila anda menggunakan jasa website kami, anda bisa mendapatkan I/O hingga 3MB/s. IO ini juga mempengaruhi kecepatan website kita saat diakses.

Bagian ini juga jarang ditampilkan di bagian depan meskipun seharusnya pengguna tau dari sebelum pesan tanpa harus bertanya.

Cek hosting dengan mengetahui IOPS (Input Output per second)

Cara cek Spesifikasi Web Hosting dari segi IOPS yang yang ada. Input Output per second ini berarti jumlah proses input dan output nya.

EP adalah prosesnya sedangkan IOPS adalah jumlah proses input dan output dalam 1 detik.

Input berarti ketika client melakukan permintaan atau sedang mengunggah sesuatu, sedangkan output adalah yang dilakukan hosting untuk pengunjung (download).

Bagian ini sangat penting namun biasanya tidak ditunjukan di penawaran jika tidak ditanya/ malah jadi rahasia mereka (positive thingking)

Kesimpulan Cara cek Spesifikasi Web Hosting

Hal hal diatas merupakan bagian yang harus anda perhatikan sebelum memutuskan menyewa hosting untuk mencegah rasa kecewa. Tak heran ada harga murah, tentu dengan mensiasati memperkecil/ mengatur resourcenya. Ada harga ada kualitas apalagi ini sewa sesuatu yang bisa di hitung.

Untuk membuat website dengan perfoma handal, sekarang kita tau bukan hanya membuat koding websitenya yang bagus, ternyata hosting berpengaruh dan cukup signifikan juga.

 

Mau buat web dengan spesifikasi handal harga terjangkau full support?, hubungi kami di: Jasa website terbaik/ JASA WEB SEO FULL SUPPORT. CLEOVA

Leave A Reply

Your email address will not be published.