DICKY IBROHIM
Jasa Pembuatan Website SEO Expert

Cara menghindari penipuan online via (SMS, Telp, Chat, Web)

cara menghindari penipuan online paling efektif dan mudah dipahami

Cara menghindari penipuan online (SMS, Telp, Chat, Web) sangat perlu anda ketahui mengingat jumlah penipuan dari hari kehari semakin meningkat drastis. Segala upaya meminimalkan penipuan online sudah di lakukan berbagai pihak termasuk pemerintah. Sayangnya, masih banyak penipuan online melalui (SMS, Telp, Chat, Web) berhasil mendapatkan korban mereka. Ini alasan untuk mu mengetahui Cara menghindari penipuan online (SMS, Telp, Chat, Web) paling efektif dan efisien ala CLEOVA.

CLEOVA adalah Jasa pembuatan website/ toko online hingga kursus online sejak 2011. Tidak hanya itu, layanan yang sudah beberapa kali ganti nama ini juga menyediakan jasa pembayaran online bergaransi paling cepat dari segi respon yang diberikan. Pengalaman sejak 2011 tentu membuat CLEOVA kaya tips dan cara mengatasi segala masalah yang ada termasuk cara mencegah penipuan.

Cara menghindari penipuan

Cara menghindari penipuan, Cara Cegah penipuan Online, Cara hindari penipuan Online terbaru, Cara menghindari penipuan online, Cara menghindari penipuan, Cara menghindari penipuan online via (SMS, Telp, Chat, Web)
Cara menghindari penipuan

Berikut ini cara menghindari penipuan online paling efektif dan mudah dipahami ala CLEOVA

1. Cek sumber informasi yang anda dapat

Lihat beberapa contoh kasus di bawah ini dari beberapa yang paling di konsultasikan ke layanan kami.

  • Pernah anda mendapatkan SMS mengatakan bahwa anda mendapatkan undian XX juta  dan diminta ke ATM?.
  • Pernah anda mendapatkan e-mail mengatakan akun anda terpilih nominasi dan berujung diminta memasukan data Kartu kredit atau username dan password PayPal?
  • Pernah anda mendapatkan telpon yang mengaku dari layanan tertentu (paling banyak saat ini mengatas namakan dari Telegram dan Go-Jek/ Grab) dimana anda di yakinkan untuk menyebutkan Kode tertentu yang dikirim via SMS yang sebenarnya kode itu adalah kode rahasia untuk (RESET Password/ Kode Login)?
  • Pernah mendapatkan SMS mengatakan anda mendapatkan undian dan di isi SMS tersebut diminta cek ke situs tertentu misal xxxxx.com (yang sebenarnya situs phising/ scam page)?.
  • pernahkah anda mendapatkan telpon mengatakan saudara atau anak anda kecelakaan dan perlu biaya untuk pengobatan atau saudara anda terkena tilang dan minta uang? (Sebenarnya ini hanya rekaan)

Contoh diatas diambil dari beberapa saja dari semua yang pernah di konsultasikan ke kami. Yang perlu anda ingat adalah “sumber informasi yang anda dapat dari mana?”.

Cek sumber informasi yang anda dapat jika mendapatkan informasi dimana media yang digunakan adalah SMS/ CHAT/ TELPON:

Jika anda mendapatkan suatu informasi via SMS/ Telpon, hal paling efektif untuk mencegah penipuan terjadi adalah menelpon call center resmi / mengecek situs resmi terkait dan cocokan kontaknya.

Setiap perusahaan selalu menggunakan nomor resmi mereka (Nomor dengan 3-6 digit atau Nomor Alias atau minimal kontak yang tercantum di website resmi).

Contoh Jika mengatas namakan suatu provider, perlu anda tau bahwa provider ketika mengirim SMS/ telpon, pasti menggunakan nomor resmi mereka. Biasanya menggunakan nomor dengan digit angka kurang dari 6 biji atau Nomor Alias (Nomor alias adalah SMS yang tidak terlihat nomor pengirimnya tetapi terlihat Nama Perusahaan, Misal: SMS dari TELKOMSEL, MNC Play, dan sebagainya).

Contoh Jika mengatas namakan layanan non Provider, Jika ada Chat mengatas namakan perusahaan full Online CLEOVA mengirim tagihan perpanjangan via CHAT, maka pastikan kontak pengirim sesuai dengan kontak yang ada di halaman resmi CLEOVA.

Contoh Jika mengatas namakan perusahaan sosial Media/ Layanan Aplikasi tertentu, Jika anda mendapatkan Telpon dari negara asing atau nomor pribadi, maka abaikan (karena biasanya penipu menggunakan FakeNumber). Biasanya modus ini ditujukan untuk mereset/ meminta kode masuk akun sosial media anda. Anda yang lengah Biasanya mudah percaya dengan kata mereka. Mereka akan menyakinkan anda agar menyebutkan kode yang dikirim sesaat ketika mereset akun anda atau mencoba login ke akun anda namun dimintai Kode Masuk. Ketika anda sebutkan dengan benar, maka akun anda siap untuk digunakan menipu teman bahkan keluarga anda atas nama anda. Bahaya Bukan?

Contoh jika mengatas namakan kecelakaan keluarga kita, Pernahkah anda mendapatkan telpon mengatakan saudara atau anak anda kecelakaan dan perlu biaya?. Untuk mengatasi ini, jangan langsung panik!. jawab saja telponnya dan tanyakan dari mana mendapatkan kontak anda, siapa nama orang yang kecelakaan dilihat dari KTP atau manapun (Jangan menyebutkan terlebih dahulu untuk mengecek mereka berbohong atau tidak). Biasanya penipu ujung-ujungnya minta transfer sejumlah uang.

Logikanya, ketika salah satu anggota keluarga anda kecelakaan, mungkin HP terkunci (bagaimana mungkin nomor anda diketahui penelpon jika anggota keluarga yang dikatakan kecelakaan tidak sadar?). Jikapun tidak HP terkunci, maka nomor yang digunakan telpon adalah nomor anggota keluarga sendiri yang dikatakan kecelakaan. 

Tips: Setelah mendapatkan telpon dari nomor asing, segera tutup!. Telpon ke nomor kontak anggota keluarga yang di maksud (misal anak anda dikatakan kecelakaan) maka telpon anak anda dulu serta konfirmasi kebenarannya. Jika tidak kunjung dijawab, telpon balik nomor tadi dan minta alamat. Jangan memberi uang ke orang yang anda kenal apapun alasannya.

Cara cek jika mendapatkan informasi berupa/ dari link/ iklan:

Pastikan URL benar dan tampilan web tidak terlampau sederhana.

  1. Situs Perusahaan bisanya menggunakan Top Level Domain (TLD) .com, co.id, dll. Sayangnya, TLD semakin murah bahkan banyak yang dibagi gratis. Ini menyebabkan situs penipuan juga sudah banyak ditemukan menggunakan TLD. Hati-hati
  2. Untuk membedakan dari segi Tampilan, kadang susah dibedakan karena keterbatasan pengetahuan anda. Namun tampilan situs resmi pada dasarnya tidak terlampau sederhana atau sekedar landing page (Mereka akan selalu menyediakan kontak support, alamat (bila perusahaan memiliki alamat fisik), TOS, Persyaratan pengguna, Privacy Policy). Contoh halaman resmi asli: https://www.telkomsel.com, https://in.cleova.com
  3. Cara kedua lebih mudah dengan melihat URL. Pastikan URL dan DOMAIN (TLD) benar sesuai dengan yang asli (biasanya bisa dibuka mode aman dengan ssl atau https://namasitus.com. Misal:
  • G00GLE.COM (palsu, menggunakan angka NOL untuk mengelabuhi) berbeda dengan GOOGLE.COM (asli)
  • facébook.com (palsu, menggunakan karakter é untuk mengelabuhi. Ini biasanya berupa redirect link) berbeda dengan facebook.com
  • cleova.net (palsu, menggunakan TLD .net yang tidak digunakan pada situs resmi) berbeda dengan cleova.com (TLD .com yang memang digunakan)

2. Sesuaikan dengan fakta

Menyesuaikan dengan fakta untuk menghindari penipuan online pada urutan ke 2 dan bukan yang pertama di layanan kami. Kenapa?.

Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi membuat semua yang anda miliki hampir bisa dilacak, dari lokasi rumah, plat mobil, nomor KTP, asal sekolah, nama orang tua, status kerja, posisi anda di kantor, dan sebagainya.

Bagaimana bila penipu menggunakan salah satunya kepada anda?, pasti anda yakin karena anda pikir itu informasi rahasia yang tidak pernah anda bagi secara sadar. Anda salah. Jangankan informasi tersebut, kemana saja anda pergipun bisa dilacak dari jam sekian hingga sekian. Anda tidak sadar kan?. Inilah teknologi dan ilmu pengetahuan maju.

Meskipun faktanya seperti penjabaran singkat tadi, namun cara ini juga cukup efektif, pasalnya kadang penipuan di sebar acak. Misal, anda tidak memiliki akun mandiri, tetapi mendapatkan informasi mendapatkan undian Mandiri.

3. Jika mencari jasa online, pastikan aman!

Terkadang anda perlu tenaga ahli dibidang tertentu, misal jasa pembuatan website atau membeli sesuatu dari Toko Online/ web. Pastikan hal-hal berikut ini untuk menjamin keselamatan dan kelangsungan bisnis anda. 

  • Penyedia jasa terpercaya pasti website mereka bisa di akses mode aman dengan https://namasituslayanan.TLD, misal: https://in.cleova.com.
  • Pastikan Halaman dari link yang anda dapat terdapat PROFILE, Kontak, TOS/ Term of use/ Term of services/ kebijakan/ Perjanjian/ Ketentuan pengguna yang jelas. Silahkan cek situs asli model jasa berikut, pasti ada link yang Kami maksud:  https://in.cleova.com, https://www.telkomsel.com, http://www.indosar.co.id
  • Hindari melihat testimoni Live akun facebook atau email!. Faktanya sekarang banyak penjualan akun facebook dan gmail lawas. Akun akun tersebut digunakan untuk Spamming, Testimoni Palsu, Untuk Sindikat penipuan (untuk saling dukung sehingga korban mudah percaya)
  • Pastikan Testimoni dapat dipercaya. Testimoni yang dapat dipercaya adalah  testimoni yang menunjukan secara nyata pelanggan mereka sukses dari menggunakan jasa mereka jika testimoni ditujukan untuk meyakinkan calon pelanggan suatu jasa. Testimoni asli yang paling sulit di palsukan adalah testimoni pelanggan yang menunjukan screenshot chat, menyebut nama layanan, menunjukan video hasil yang diperoleh setelah menggunakan jasa tersebut. Testimoni asli memiliki beberapa screenshot bahkan video yang saling berkaitan . Anda harus hati-hati!. Banyak testimoni palsu yang berasal dari video hasil download/ asal edit/ tidak sesuai bidang yang ditawarkan).

Salah satu contoh Testimoni milik kami, anda bisa lihat:

Perusahaan yang terpercaya akan menunjukan keaslian testimonial mereka. Testimonial diatas adalah testimonial Jasa website SEO milik kami yang menunjukan bahwa video berasal dari client yang tadinya sepi kemudian setelah membuat website SEO dari kami menjadi ramai hingga mendapatkan order dari luar negeri bahkan untungnya dalam 1 bulan cukup untuk membeli mobil. Cara ini juga di gunakan di perusahaan terpercaya seperti Google Ads, Lihat video Testimoni gaya Google Adsense berikut: Contoh Testimonial Google Adsense

Mau lebih mudah dan aman + Gratis Tercegah penipuan?, Gunakan cara ke 4 ini:

4. Hubungi Kami, Kami cek untukmu GRATIS!

Anda dapat menggunakan Konsultasi yang kami sedikan sejak 2011 secara GRATIS. Lihat Kontak kami di Menu KONTAK

Leave A Reply

Your email address will not be published.