DICKY IBROHIM
Jasa Pembuatan Website SEO Expert

Cara menghindari pencurian identitas di media sosial

Di dunia maya kejahatan online semakin merebak. Banyak penipuan berusaha mendapatkan identitas orang lain untuk menipu orang lain dan sebagainya.

Yang pasti, cara paling mudah mengetahuinya adalah saat mereka melakukan aksinya dengan identitas orang lain, nama bank mereka biasanya berbeda dengan identitas yang diberikan.

Kunci agar tidak tertipu sebenarnya hanya perlu teliti dan waspada. Anda harus lakukan ini:

Jika penipu mengatas namakan suatu layanan (dimana layanan tersebut memiliki web resmi):

  1. Cek nomor yang mereka gunakan. Pastikan sama dengan kontak yang ada di web resmi. Ingat!, apapun alasannya, harus sama.
  2. Jika mereka menggunakan email, pastikan email tersebut dikirim dari pemilik otorisasi (diberi wewenang sah dan tercantum di web resmi asli). Email dari layanan resmi tidak boleh ada peringatan semacam ini:
    Warning
    Email seperti diatas adalah contoh peringatan Gmail ketika suatu email yang Anda terima tidak dikirim dari sumber asli (belajarlah memperhatikan dan memahami apa yang ada dilayar dan jangan asal melewatinya).

    Email dengan peringatan diatas biasanya disebabkan karena email spoofing (manipulasi dibagian pengirim email terkait) atau juga bisa disebabkan kesalahan konfigurasi.

    Contoh peringatan lain di Gmail (Email mengandung hal berbahaya seperti phising, malware, dll):
    Email berbahaya

    Contoh email dianggap spam:
    Spam
  3. Pastikan juga semua informasi pembayaran berasal dari nomor atau email layanan resmi yang tercantum di web.

    Web layanan berbayar biasanya menggunakan domain berbayar seperti (.com, .net, .id, .co.id, dll). Perhatikan baik-baik setiap huruf dari situs resmi.

    Hati-hatilah dengan manipulasi mata pada setiap huruf domain.
    Contoh: facebook.com berbeda dengan faceb00k.com (angka nol) dan juga berbeda dengan facébook.com (e panéléng), gmail.com berbeda dengan gmail.contoh.com (domain utama contoh.com)

    Selain menggunakan domain berbayar, biasanya juga memiliki tampilan menarik dan kekinian, info kontak lengkap, info kebijakan pengguna tersedia, jelas pemilik layanan.

    Jika mereka menjual barang fisik custom, pastikan alamat mereka ada di Google map. Sebagian besar bisnis sudah terdaftar di Google map sesuai nama layanan, sesuai dengan nomor kontak, dan sesuai dengan website resmi. Jika ada yang berbeda (batalkan akan lebih baik). Utamakan COD jika memungkinkan.
  4. Jangan mudah tergiur dengan penawaran miring. Jangan kirim scan KK, KTP, atau selfy dengan identitas Anda karena sangat rawan disalahgunakan jika mereka ternyata memiliki itikat buruk kecuali Anda yakin data akan aman dan Anda menyerahkan ke orang yang dapat dipercaya.

    Biasanya penipuan yang melakukan hal tersebut dilakukan via SMS, telpon, atau chatting bermoduskan undian berhadiah, pinjaman online, kredit murah, dll. Biasanya jika hal tersebut dilakukan oleh penipu, Anda akan diblokir tanpa pemberitahuan yang jelas setelah mereka mendapatkan yang diincar (kecuali Anda melanggar).

    Ingat, tidak semua penipu. Anda juga diminta KTP saat mendaftar bank (misal: Internet mobile, Investasi emas di Tokopedia pada kondisi tertentu, dll). Mereka melakukannya demi memastikan Anda asli dan demi kelancaran kepentingan layanan kedepan.

    Contoh layanan perlu identitas Anda: Untuk keperluan keamanan layanan atau proses. Jika nama di aplikasi, nama di identitas, dan nama bank berbeda, maka tidak dapat dicairkan secara normal sehingga lebih akurat dan dapat di tracking.

    Selain layanan besar, layanan seperti jasa website kamipun juga memerlukan identitas (Contoh kepentingan kami dalam hal ini untuk mencegah/ menjaga keamanan kedepan jika klien melakukan tindak merugikan di website yang dibuat melalui layanan kami sehingga dapat membahayakan masyarakat).

Kasus insiden tidak terduga. Anda hati-hati, namun orang lain tidak:

Media sosial menjadi konsumsi remaja hingga orang tua saat ini. Terkadang penggunanya tidak begitu mengerti ancaman didunia maya hanya karena mereka belum mengalami.

Contoh kasus kali ini adalah: Dompet berisi identitas Anda terjatuh di mall dan ditemukan seseorang. Jika Anda beruntung, orang yang menemukan dompet Anda akan mengantar kebagian informasi mall tersebut/ petugas mall agar diumumkan nama pemilik dompet lewat pengeras suara sehingga Anda menyadari.

Jika Anda tidak beruntung, dompet ditemukan orang yang tidak mengerti ancaman di sosial media namun sebenarnya baik. Orang tersebut bisa saja membuka dompet dan mencari tau identitas Anda (KTP). Karena tidak melihat Anda disana, orang tersebut foto KTP Anda tanpa sensor dan memposting di group publik di sosial media. Siapapun dapat melihat dan menyalahgunakannya.

Ok, sekian tips cara menghindari pencurian identitas di media sosial atau Internet (lebih luas) disertai contoh kasus. Tetap hati-hati dan hindari masalah kedepan!. Jagalah kartu identitas Anda lebih ketat kedepan setelah membaca ini.